Dosen Prodi Manajemen FEB UMPRI Raih Hibah Penelitian BIMA 2026 Skema Penelitian Fundamental Reguler
10 Apr 2026
Pringsewu – Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI). Dosen Program Studi Manajemen, Gusti Adi Pranoto, berhasil meraih pendanaan Hibah Penelitian BIMA Tahun Anggaran 2026 pada skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) melalui proposal penelitian berjudul “Pengembangan Model Fundamental AI-Driven Consumer Trust: Formulasi Konstruk Baru pada Perilaku Konsumen di Platform Digital.”
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen UMPRI dalam mendukung pengembangan riset berkualitas yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang pemasaran digital, perilaku konsumen, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Penelitian yang diketuai oleh Gusti Adi Pranoto berfokus pada pengembangan model konseptual baru mengenai AI-Driven Consumer Trust, yaitu kepercayaan konsumen yang terbentuk melalui interaksi dengan teknologi kecerdasan buatan pada berbagai platform digital. Seiring meningkatnya penggunaan AI dalam layanan digital, seperti chatbot, sistem rekomendasi produk, virtual assistant, hingga personalisasi konten, muncul kebutuhan untuk memahami bagaimana teknologi tersebut memengaruhi tingkat kepercayaan konsumen.
Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengadopsi konsep kepercayaan konvensional, penelitian ini berupaya merumuskan konstruk baru yang secara khusus menjelaskan dinamika kepercayaan konsumen dalam lingkungan digital berbasis AI. Konstruk tersebut diharapkan dapat menjadi landasan teoritis baru dalam kajian perilaku konsumen di era transformasi digital.
Ketua peneliti, Gusti Adi Pranoto, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan perusahaan dan platform digital. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan teoritis yang mampu menjelaskan fenomena tersebut secara lebih komprehensif.
“Perkembangan AI menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen dalam proses pencarian informasi, pengambilan keputusan, hingga pembelian produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model fundamental yang dapat menjelaskan bagaimana kepercayaan konsumen terbentuk ketika berinteraksi dengan sistem berbasis AI, sehingga dapat menjadi kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu pemasaran dan perilaku konsumen,” ungkapnya.
Sebagai penelitian fundamental, luaran utama yang diharapkan dari riset ini adalah pengembangan teori dan model konseptual yang memiliki kebaruan ilmiah (novelty) serta berpotensi menjadi referensi bagi penelitian-penelitian lanjutan di bidang pemasaran digital, sistem informasi, dan kecerdasan buatan.
Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMPRI menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Keberhasilan memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Fundamental Reguler menunjukkan bahwa dosen-dosen UMPRI mampu bersaing secara nasional dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya relevan dengan perkembangan zaman, tetapi juga memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Selain memperkuat budaya riset di lingkungan kampus, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi praktisi bisnis dan pengelola platform digital dalam merancang strategi yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan berbasis kecerdasan buatan.
Dengan lolosnya penelitian “Pengembangan Model Fundamental AI-Driven Consumer Trust: Formulasi Konstruk Baru pada Perilaku Konsumen di Platform Digital”, Universitas Muhammadiyah Pringsewu semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan penelitian inovatif dan berdampak, sekaligus berkontribusi dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi di era digital.
Humas FEB UMPRI
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI)